Berdasar UU RI Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas UU Nomor
23 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, penduduk adalah warga negara
Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Menurut Rahman (2018) penduduk adalah orang yang mendiami suatu
tempat dalam wilayah tertentu dengan tanpa melihat status kewarganegaraan yang
dianut oleh orang tersebut. Salah satu fenomena social yang terjadi ialah “Mudik”
yang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia dalam setiap tahunnya. Sedangkan menurut Said (2012) yang dimaksud dengan penduduk adalah
jumlah orang yang bertempat tinggal di suatu wilayah pada waktu tertentu dan
merupakan hasil dari prosesproses demografi yaitu fertilitas, mortalitas, dan migrasi.
Struktur penduduk meliputi jumlah, persebaran, dan komposisi penduduk.
Struktur penduduk ini selalu berubah-ubah, dan perubahan tersebut disebabkan
karena proses demografi, yaitu kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), dan
migrasi penduduk (Mantra, 2003).
Beberapa kategori dalam konteks komposisi penduduk yaitu:
1) Komposisi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin
Ini merupakan kategori yang umum dan sangat penting dalam konteks komposisi
penduduk. Dalam cermin demografi, komposisi penduduk berdasarkan umur
dan jenis kelamin berfungsi dalam pembahasan masalah kependudukan yang
melibatkan aspek seperti umur dan jenis kelamin.
2). Komposisi Penduduk Menurut Status Perkawinan
Kemudian, ada komposisi penduduk menurut status perkawinan yang merujuk
pada konteks-konteks khusus. Kategori ini mencakup aspek status perkawinan,
usia produktif, tingkat umur saat melangsungkan perkawinan, dan lain-lain.
3). Komposisi Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
Komposisi penduduk menurut tingkat pendidikan menjadi salah satu parameter
dalam menilai kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Substansi kategori
ini adalah "semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditamatkan, semakin baik
kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut."
4). Komposisi Penduduk Menurut Lapangan Pekerjaan, komposisi penduduk menurut lapangan pekerjaan yang irisannya
terkait dengan kegiatan ekonomi. Umumnya, negara-negara miskin dan
berkembang punya penduduk yang lebih banyak bekerja di bidang usaha
pertanian. Sebaliknya, negara maju memiliki lebih banyak penduduk yang
bekerja dalam bidang perdagangan, jasa, dan industri.
Komentar
Posting Komentar